KULIAH KAMPOENG DAN PENYERAHAN TALI ASIH

"KULIAH KAMPOENG dan TALI ASIH" GOMBENGSARI.

Saya Rima Dellavia mahasiswa semester 7  Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Prodi Administrasi Negara pada salah satu Universitas yang ada dibanyuwangi yaitu Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi. Saya adalah mahasiswi yang cukup aktif dalam lingkungan kampus maupun organisasi. Salah satunya saya menjabat sebagai Ketua BEM Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik untuk periode 2016/2017 dan masa jabatan saya berakhir pada bulan Agustus 2017. Dan dalam Blog saya ini, ini merupakan salah kegiatan akhir dari periode BEM saya, yang dimana kami selalu membuat agenda kegiatan tahuan yang kegiatan tersebut kami peruntukan baik untuk mahasiswa/mahasiswi UNTAG Bayuwagi maupun masyarakat. Nah saya akan menceritakan kepada kalian tentang kegiatan kami ini yang kami laksanakan pada tanggal 14 Juni 2017 kemarin.

Kuliah Kampoeng merupakan kegiatan belajar mengajar yang berbeda tempat pengajaran secara tehknis maupun lingkungannya. Saya dan Anggota saya ingin menunjukkan kepada masyarakat di Gombengsari terutamanya, bahwa mahasiswa tidak hanya diajarkan tentang pendidikan dan ilmu saja, bahwa dalam Fakultas kami ada yag namanya "Sosisal" dimana mahkluk sosial dilingkungan kita tidak semuanya mampu memahami pendidikan yang kami terima. Nah tugas kita mahasiswa/i disini adalah bagaimana kita dapat memberikan sedikit uluran tangan kita bagi masyarakat Gombengsari yang dimana sebagian besar penduduknya belum bisa dikatakan "Sejahtera". Kenapa Bem kami memilih Gombengsari? Gombengsari merupakan Kelurahan yang cukup luas yang ada di banyuwangi, dengan berbagai wisata yang bisa ditawarkan kepada wisatawan maupun penduduk lokal. Contohnya Wisata Sumbermanis, Susu Etawa, dn yang paling mudah dikenal orang bawa Gobengsari adalah Penghasil Kopi terbanyak di Banyuwagi karena hampir setiap warga memiliki tanaman kopi. Kami memilih melakukan kegiatan sosial di Gombengsari juga melihat dari masyarakat yang beberapa memang jauh bisa dikatakan layak. Untuk itu kami memberikan sembako kurang lebih ada 55 warga yag menerima sembako dari kami yag berisi beras 2kg, minyak 1lt, mie instan 3 bungkus. Kami juga bisa mengajarkan kepada teman-teman kami yang lain bahwa kita bisa langsung memberikan bantuan yag sedikit ini untuk masyarakat yag ada di Gombengsari.


Setelah kami melaksanakan Kuliah dan membagikan sembako kepada masyarakat. Selanjutnya kita sharing dengan warga sekitar baik tentang Gombengsari maupun sekitar kehidupan mereka sehari-hari dengan canda tawa dari kami maupun masyarakat sekitar. 
Karena kebahagiaan sesungguhnya bukan terletak kepada kita bisa memberikan mereka sembako dan melakukan kuliah dilura lingkungan kampus, melainkan bagi Saya pribadi, melihat mereka bisa menerima dan menjamu kami dengan baik, dan melihat tawa mereka itu sudah lebih cukup bagi saya.
Salam BEM FISIP UNTAG Banyuwagi.
Merdeka!!!!


Komentar

Postingan populer dari blog ini

EXPLORE SAVANA PULAU SANTEN ( PANTAI SYARIAH )

KONSERVASI BANGSRING UNDER WATER